Pemilihan Puteri Rinjani Dorong Peran Pemuda dalam Konservasi dan Pendakian Berkelas Dunia
Mataram – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bersama mitra kembali menggelar Pemilihan Puteri Rinjani 2026 sebagai upaya memperkuat peran generasi muda dalam mendukung konservasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Gunung Rinjani. Kegiatan ini mengusung tema “Kepemimpinan pemuda untuk konservasi dan pendakian Rinjani berkelas dunia”, yang menekankan integrasi antara standar pendakian internasional, pelestarian lingkungan, serta penguatan nilai budaya lokal.
“Ini sejalan dengan visi NTB Makmur Mendunia,’’ kata Kepala Balai TNGR Budhy Kurniawan.
Kawasan Rinjani saat ini tidak hanya dikenal sebagai destinasi pendakian unggulan di Indonesia, tetapi juga merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark Rinjani–Lombok serta zona inti cagar biosfer yang menuntut pengelolaan berbasis ilmu pengetahuan dan keterlibatan masyarakat.
“Pemilihan Puteri Rinjani bukan sekadar ajang seremonial, tetapi instrumen strategis untuk menghadirkan duta muda yang mampu mengampanyekan pendakian bertanggung jawab dan konservasi secara luas,” katanya.
Program ini telah diinisiasi sejak 2023 sebagai bagian dari engagement pemuda dalam mendukung visi pendakian yang aman, tertib, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendorong quality tourism atau pariwisata berkualitas.
Adapun peserta yang dapat mengikuti seleksi adalah perempuan berusia 18–25 tahun yang berdomisili di Lombok. Memiliki pengalaman dalam kegiatan konservasi atau sosial berbasis lingkungan, serta pernah melakukan pendakian di kawasan Geopark Rinjani.
Rangkaian kegiatan Pemilihan Puteri Rinjani 2026 dimulai dengan peluncuran dan pembukaan pendaftaran hingga tanggal 8 Maret 2026. Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan seleksi administrasi. Bagi peserta yang lolos pada tahapan ini akan mengikuti workshop, presentasi program, masa pendampingan, hingga karantina final pada 25–27 Maret 2026.

Kepala Balai TNGR (samping kiri gubernur) dan GM Geopark Rinjani (kanan) saat audiensi dengan gubernur terkait rencana kegiatan Rinjani Begawe 2026 sekaligus launching beberapa program yang akan mendukung misi pariwisata menduinia.
“ Puncak kegiatan akan berlangsung pada 28 Maret 2026 melalui malam grand final yang akan menetapkan Puteri Rinjani terpilih beserta finalis pendamping,’’ katanya.
General Manajer Geopark Rinjani Qwadru Putro Wicaksono menyambut baik kegiatan pemilihan Puteri Rinjani ini. Melalui program ini, diharapkan terbangun jaringan duta muda konservasi yang aktif memproduksi konten edukatif, menyusun rencana aksi lingkungan, serta terlibat langsung dalam kampanye pelestarian kawasan Rinjani.
“Adik-adik Puteri Rinjani bisa menjadi duta konservasi, duta pariwisata Gunung Rinjani yang menyebarkan semangat positif bagi kalangan generasi muda,’’ katanya.
Qwadru mengatakan, kiprah Puteri Rinjani selama ini sudah terlihat. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan Geopark Rinjani juga melibatkan Puteri Rinjani sebelum-sebelumnya. Mereka juga akan berperan dalam edukasi etika pendakian, sosialisasi aturan kawasan konservasi, serta promosi wisata berbasis keberlanjutan kepada masyarakat lokal, nasional, hingga internasional.
“Sebagaimana visi NTB Makmur Mendunia diwujudkan dengan misi pariwisata mendunia,’’ katanya.
Program ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Gunung Rinjani sebagai destinasi pendakian berkelas dunia yang mengedepankan keselamatan, kualitas layanan, dan keberlanjutan ekosistem. (*)
Artikel Favorit Untuk Anda
Kutukan Keindahan Alam : Berebut Kuasa Sumber Daya Alam Untuk Pariwisata
Kepala Bappeda Minta Geopark Rinjani Bantu Desa Berdaya